DDL (Data Definition Language)

    DDL, singkatan dari "Data Definition Language" (Bahasa Definisi Data), merujuk pada suatu kumpulan perintah atau perintah-perintah yang digunakan untuk mendefinisikan struktur dan skema basis data. DDL digunakan untuk membuat, mengubah, atau menghapus objek-objek dalam basis data, seperti tabel, indeks, dan tipe data.

  • create database digunakan untuk membuat database baru
  • use digunakan untuk mengaktifkan basis data
  • create table digunakan untuk membuat tabel
  • desc digunakan untuk melihat struktur tabel data yang sudah ada

  • alter table digunakan untuk mengubah struktur tabel
  • add digunakan untuk menambah field (kolom)
  • drop column digunakan untuk menghapus field
  • change digunakan untuk mengubah nama kolom dan tipe data
  • rename table digunakan untuk mengubah nama tabel
  • drop column digunakan untuk menghapus table

Share:

Jenis Relasi ERD

    Dalam Entity-Relationship Chart (ERD), terdapat beberapa jenis relasi yang menggambarkan hubungan antara entitas. Beberapa jenis relasi umum dalam ERD meliputi:


1. Relasi Satu ke Satu (One-to-One):

    Sebuah entitas pada satu sisi hubungan hanya terkait dengan satu entitas pada sisi lainnya, dan sebaliknya.Contoh:

Hubungan antara "Mahasiswa" dan "Nomor Induk Mahasiswa (NIM)". Setiap mahasiswa memiliki NIM unik, dan setiap NIM hanya terkait dengan satu mahasiswa.


2. Relasi Satu ke Banyak (One-to-Many):

    Sebuah entitas pada satu sisi hubungan terkait dengan banyak entitas pada sisi lainnya, tetapi entitas pada sisi lainnya hanya terkait dengan satu entitas pada sisi pertama. Contoh:

Hubungan antara "Dosen" dan "Mahasiswa". Satu dosen dapat memiliki banyak mahasiswa, tetapi setiap mahasiswa hanya memiliki satu dosen pembimbing.


3. Relasi Banyak ke Satu (Many-to-One):

    Kebalikan dari relasi satu ke banyak. Banyak entitas pada sisi pertama terkait dengan satu entitas pada sisi kedua.Contoh:

Hubungan antara "Mahasiswa" dan "Program Studi". Banyak mahasiswa dapat terdaftar dalam satu program studi, tetapi setiap program studi hanya memiliki satu atau lebih mahasiswa.


4. Relasi Banyak ke Banyak (Many-to-Many):

    Banyak entitas pada satu sisi hubungan dapat terkait dengan banyak entitas pada sisi lainnya, dan sebaliknya. Contoh:

Hubungan antara "Buku" dan "Penulis". Satu buku dapat ditulis oleh banyak penulis, dan setiap penulis dapat menulis banyak buku. Untuk merealisasikan relasi banyak-ke-banyak, seringkali digunakan tabel asosiatif (tabel perantara).


ERD membantu pemodelan struktur premise information dan hubungan antar entitas, dan jenis relasi yang digunakan tergantung pada kebutuhan spesifik sistem atau aplikasi. 

Share:

Atribut ERD

Apa itu atribut pada ERD?

Atribut dalam Entity-Relationship Diagram (ERD) merujuk pada karakteristik atau properti dari suatu entitas yang diwakili dalam diagram tersebut. ERD adalah suatu model yang digunakan untuk menggambarkan hubungan antara entitas dalam suatu sistem atau basis data. Entitas dapat berupa objek nyata (seperti manusia, tempat, atau objek) atau objek abstrak (seperti konsep atau peristiwa).

Atribut memberikan informasi lebih lanjut tentang entitas tersebut. Contohnya, jika entitasnya adalah "Mahasiswa", atributnya mungkin termasuk "NIM" (Nomor Induk Mahasiswa), "Nama", "Alamat", "Tanggal Lahir", dan sebagainya. Atribut ini membantu dalam mendefinisikan entitas dan menyediakan detail tentang karakteristik yang relevan.

Jenis atribut pada ERD

Terdapat dua jenis atribut utama dalam ERD:

1. Atribut Sederhana (Simple Attribute):Atribut ini tidak dapat dipecah lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang memiliki makna. Misalnya, atribut "Nama" pada entitas "Mahasiswa" merupakan atribut sederhana.

2. Atribut Turunan (Derived Attribute): Atribut ini diperoleh dari atribut lainnya atau dihitung berdasarkan nilai atribut lainnya. Contohnya, atribut "Usia" pada entitas "Mahasiswa" dapat dihitung berdasarkan atribut "Tanggal Lahir".

Penting untuk memodelkan atribut dengan cermat dalam ERD agar representasi sistem atau basis data menjadi akurat dan informatif.

Share:

Perintah dasar sql

 


Langkah-langkah pengerjaan

  • Buka laragon
  • Klik start
  • Klik terminal
  • Ketik 'mysql -u root -p' lalu enter 2×
  • Ketik 'show databases;' lalu enter
  • Ketik 'use (nama database);' lalu enter
  • Ketik 'show tables;' lalu enter
  • Terakhir ketik 'desc (nama table)' lalu enter untuk 

Share:

Pengantar Database

Pengertian Database

Database atau base data adalah kumpulan data yang terorganisir dan disimpan secara elektronik dalam suatu sistem komputer. Database ini umumnya dikelola berdasarkan ketentuan tertentu yang saling terhubung dan dapat diakses dengan mudah.

Macam-macam Database

Terdapat berbagai macam- macam database, antara lain:
 1. Oracle 
 2. MySQL 
 3. Microsoft SQL Garçon 
 4. PostgreSQL 
 5. MongoDB 
 6. IBM DB2 
 7. Elasticsearch 
 8. Redis 
 9. Microsoft Access 
 10. SQLite 
Database dapat dibedakan berdasarkan berbagai kriteria, seperti jenis data yang disimpan, cara penyimpanan, dan fungsinya. Beberapa jenis database yang umum meliputi database relasional, base data NoSQL, database dalam memori, data  storehouse, dan lainnya. Setiap jenis database memiliki fungsi yang berbeda tergantung pada kebutuhan dalam penyimpanan data. 

Bahasa Sql

SQL, yang merupakan singkatan dari Bahasa Pemrograman Query Terstruktur, merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dipergunakan untuk memperoleh data, mengubahnya, dan melaksanakan operasi manipulasi pada data yang menggunakan model relasional. SQL digunakan dalam pengelolaan basis data yang berhubungan satu sama lain dan memungkinkan pengguna untuk menyimpan, mengambil, dan mengatur data.

Bahasa ini memiliki peranan yang signifikan dalam pengembangan perangkat lunak dan analisis data, serta dapat terhubung dengan sistem manajemen basis data yang berbeda seperti MySQL, PostgreSQL, dan Oracle dengan keterhubungan yang optimal. SQL memiliki peran yang krusial dalam manajemen data dan sistem informasi, dan menjadi keahlian yang sangat diminati dalam beragam bidang pekerjaan yang berkaitan dengan data dan teknologi informasi.

Apa itu web server dan jenisnya

Web server adalah perangkat lunak yang bertugas untuk memproses file dan menyajikan halaman web yang diminta oleh pengguna pada browser. Beberapa jenis web server yang umum digunakan meliputi:
1. Nginx
2. Apache HTTP Server
3. Lighttpd
4. IIS (Internet Information Services)
5. Sun Java System Web Server
6. Litespeed
7. Apache Tomcat
8. Zeus Web Server
9. Xitami Web Server
Setiap jenis web server memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta dapat dipilih berdasarkan kebutuhan dan preferensi pengguna.

Struktur Database

Struktur database terdiri dari beberapa elemen, antara lain tabel, baris, kolom, dan kunci. Dalam terminologi database, setiap baris disebut sebagai rekaman, objek, atau entitas, sedangkan setiap kolom disebut sebagai bidang atau atribut. Database management system (DBMS) digunakan untuk bekerja dengan database yang besar. 




Share: